About Me

My photo
i know what's right and what's wrong. i am cheerful and out going. it's hard for me to find the one that i want, but once i find the right person, i won't be able to fall in love again for a long time.

DO WHAT YOU LOVE

"Do what you love and you'll be good at it. Sounds simple enough. But what if you love reading comics, playing video games and watching korean dramas until your eyes pop out? Is it possible to make a career out of such things? What's the alternative? Spend all your time wishing you were brave enough to take that leap? Don't let fear stop you from doing what you love. Because ultimately, it's about being true to yourself."

Followers

Showing posts with label Friendship. Show all posts
Showing posts with label Friendship. Show all posts

Monday, 19 May 2014

en siyah #rindubersamadia

~Bismillah~


hari berganti hari
bulan berganti bulan
tahun berganti tahun... erkk....
tak sampai tahun lagi kot...
walau jarang bersua muka
tapi kami masih lagi bertemu
masing-masing sibuk bekerja
mencari nafkhah hidup
seiring dengan pengalaman yang
diharapkan mampu mematangkan diri
sekali-sekala bertemu dia
alhamdulillah
dia makin sihat
namun riak wajah keletihan
jelas terpampang di wajah manisnya
kuatnya dia bekerja
dia seorang yang sangat bertanggungjawab
dan amanah dalam bekerja
kelebihannya membuatkan dirinya begitu disayangi
oleh orang atasannya




setiap kali berbalas pesanan dengannya
minda pasti berputar ligat
mengenangkan saat-saat kami bersama
bershopping bersama...
bermake-up bersama...
berkayak bersama...
berbadminton bersama...
ber'motor' bersama...
berbaking bersama...
berroller-blade bersama...
banyak juga hal kami lakukan bersama
dan saat terkenangkan semua itulah
hati ini semakin rindu ingin bersamanya
tapi diri musykil apakah dia turut merasakan hal yang sama
entah dia baca entri ini entah tidak
namun
doa yang sentiasa mengirinya diharapkan
mampu menyampai pesanan rindu ini padanya

selamat malam sayangku
en siyah #

<3 p="">

Saturday, 5 April 2014

en siyah #Bertabahlah sayang

~Bismillah~

beberapa hari lepas
diri mendapat khabar berita dari seorang sahabat
siapa lagi kalau bukan en siyah
sahabat yang sentiasa di ingatan
dia kemalangan 
luka di beberapa kawasan kulit
alhamdulillah cedera ringan
alhamdulillah nyawanya tak terbang melayang
seperti mana dia 'terbang' melayang
jatuh dari motosikalnya
diri bersyukur
dia masih ada di dunia ini
tapi waktu menerima khabar tak best tu
diri begitu ego 
yang mampu ditaip hanyalah kata-kata;
"sorry to hear that. may you get well soon."
tapi sebenarnya hati resah memikirkan keadaannya
hati sedih memikirkan kejadian2 buruk yang menimpanya
bila diri tiada bersamanya...
dia sering mengadu sakit pinggang
tapi dia masih mampu berjenaka di saat diri menemuinya
dia sering bersedih kerana kecederaan teruk pada kukunya
tapi dia masih mampu tersenyum di saat diri menatap wajahnya
kerana dia seorang en siyah
dan hanya ada seorang en siyah saja dalam dunia ini yang setabah itu
hanya dia
en siyah saya


p/s: bertabahlah sayang. semoga awak mampu untuk terus tersenyum. setiap hari saya rindukan senyuman awak. setiap hari, saya melihat semula gambar2 awak dalam album saya. sebab saya masih mencari-cari senyuman itu di sebalik wajah kusam awak akibat kemalangan ringan yang menimpa awak ni. Allah ada untuk bersama awak dan al-Quran ada untuk menghiburkan awak. jadi, teruslah bertabah ya....

:')

Monday, 3 March 2014

en siyah #Pengakuan

~Bismillah~


di sini, pada hari yang indah ini,
diri ingin membuat sebuah pengakuan
yang mungkin diri tak pernah buat sebelum ini
entahkan kerana keegoan diri yang kian memuncak
setelah diri tidak lagi bergelar pelajar
harapnya tidak

pengakuan ini sangat ringkas dan padat
insya-Allah bisa membuatkan pembaca sekalian mengerti

diri akui bahawa en siyah muhammad merupakan seorang muslimah yang baik
hatinya suci dan luhur bagaikan air sungai yang mengalir
bersihnya membuatkan hati berasa tenang tatkala memandangnya
jiwanya kental melayari bahtera kehidupan yang sentiasa dilanda ombak ujian
lembut hatinya bisa membuatkan hati sesiapa pun cair
merasakan keluhuran budi perkertinya

en siyah muhammad
beliau merupakan seorang sahabat
yang sanggup melakukan apa saja demi kebaikan dan kebahagiaan sahabat-sahabatnya
jika diri jatuh tersungkur, dialah yang akan membangunkan
jika diri lemah, dialah yang akan menguatkan
jika diri kesepian, dialah yang akan menemankan

diri sangat merinduinya
harapnya dia sihat wal'afiat
dan semoga kebahagiaan saja yang mengiringinya

en siyah
saya sayang awak
sampai bila2

Thursday, 21 November 2013

Hadiah dia

seorang gadis yang manis orangnya
seorang gadis yang kenal asal usulnya
seorang gadis yang jelas untuk apa dia diciptakan
seorang gadis yang menjadi aset berharga untuk si ibu dan ayah
Kerana 19 November 
Kini aku bergelar insan
Bukan insan biasa di mata-mata manusia
Tapi insan yang bergelar Muslim
Yang membawa panji-panji Islam
Mengimarahkan dunia dengan kalimah 
La ilaha llallah!


seorang gadis yang tabah
menyembunyikan masalah di sebalik senyuman
dan masih bersungguh menggembirakan orangorang disekelilingnya

Kerana 19 November
Ku ingin lalui hidup 
Bukan dengan daun-daun kering kedukaan
tapi dengan bunga-bunga indah kebahagiaan
Bersama-sama insan 
Yang masih menyayangi dan mencintai
Diri yang masih kerdil ini


seorang gadis yang pandai menjaga maruah dirinya
menyenangkan hati orang tua
sering mahu menggembirakan hati sahabat semua
Pasti si ibu bahagia memiliki anak gadis yang cantik mempesona :)

satu demi satu kejayaan dikecapi
semoga Allah memberkati hidupmu

teruskan bersinar Wan Hazimah Wan Ibrahim!


p/s: Thank you, sayang :')

Sunday, 3 November 2013

You're not alone, sayang... I'm here with you... :'(

~Bismillah~




i know how heavy the burden you're bearing now
i know how much hurt your heart is
i know how much you'been crying lately
i know how much you need a hug from someone
i know how much you want to smile, but you just can't

how do i know all these?
becoz once i was in your state
how heavy the test we had to go through

but sayang
whatever it is you must go through all the tests
with an open heart
with redha
you must live your life to the fullest
you must take this as a big challenge for your heart

it's so hard
i know
but with patience and du'a
you'll be able to do it
i have faith in you sayang
and you should have faith in yourself too

my dear cinderella
i love you so much
please know that in this world 
you still got many people
who love you with all their hearts
especially your mother
if it's so difficult to accept everything you've been through now
it's just easy to know and accept that 
you still have a mother 
who still loves you more than her life

please don't hurt yourself
hurting yourself that means
you hurt her too

my dear friend
be strong my dear!

one more thing, my dear
please know that you're not alone
you have me, your mom, your friends
and most important of all
you have HIM.

so please smile again
i kinda miss the smile that i used to get on your face
wipe off all the tears
and shine your way to the happiness

if you need hands
i'm always here staying by your side


please asmile again, o my beautiful cinderella...
i love you to the fullest lillah

:')

Monday, 30 September 2013

Need a friend

~Bismillah~

by looking from the perspective of a human being, an ordinary human being,
we need someone...

whom we can spend almost all of our free time with,
whom we can share a lot of things about us; what we like and what we dislike in our lives,
whom we can expect to keep our secrets from anyone who cannot be trusted,
whom we can create as many memories as possible; be it sweet memories or sour ones.

as an ordinary human being,
we need someone who...

can be with with us every time we feel like we need them to be by our side,
but especially during the time we need them the most, 
either online or even offline; 
we still can sense their presence even if they're not standing right in front of our eyes, 
we still can feel their breath exhaling right behind our neck.

We need someone who...

can hundred percently accept all the 'beauty' and the 'beast' sides of us,
never look for perfections whenever they are with us,
with them, we feel comfortable; 
with them we feel secure; 
and with them we hardly to feel lonely. 
it's like the word itself seems to be unexist whenever they are still in our circle.

Someone called friend, is the one who...

will hold our arms laughing with us and feeling the joy we're experiencing,
although the thing that made us laugh is the most stupidest thing to laugh about.
will mourn with us wiping our tears if it hardly to stop running down by itself, 
although we are most probably not in same boat.

they can easily feel the grieves we've been through deep down inside,
they can easily detect the sorrowness and disappointment that our heart is facing
they can easily bring us back to the light
just to make us shine again and never look back to the past grieves.

this someone called true friend, is rarely to be found nowadays.
when they are sad, they never want to share with us their sadness 
with an excuse that they don't want us to feel distracted by their problem.
when they're happy, we'll be the last person to receive the news regarding their happiness.
if they're feeling lonely, they're keep themselves hundreds of miles away from us,
even though we motion a single steps towards them.

A TRUE FRIEND

this type of friend...
I wish I could have one in the past...
I wish I'm having one in the present...
and I wish I would have one in the future...

but I'm not very sure...
is this type of friend really exist in this world?
if it truly does, I would not have been facing the 'thing' that I'm dealing with right now.

I feel so lonely... only God knows how lonely I am now...

to be one who's called 'true friend,' to me, is easy peasy...
but to find one, you have to walk or even run another hundreds of miles forward more.

In my case, only He knows everything.

Even if now, deep down inside I've been crying since quite some times ago for what has been happening around me lately, and keep calling out for help, but still not even a single person heard my 'silent voice,' come to me and offer their helps. So now, I'm left... helpless.

if this is truly what friend means, I'd rather have a kitty to be my companion.
although it can't talk, but at least it'll always be by my side to fill up 'the emptiness' that have been left for so long.'

Saturday, 21 September 2013

Happy Birthday, sayang!

~Bismillah~


on your birthday
may you be happy always
but if you can't, at least
may your life will be cherished by all the 
happy and sweet moments you had, have or going to have
with your loved ones
on your birthday
may you be blessed by Allah
may your life be filled with only smiles and laughters
may you be strong always facing all the
challenges and hindrances in life
on this special day
may you be strong as you are now
may you appreciate your life and your being
in this world


on your birthday
i wish you
HAPPY BIRTHDAY, sayang!
and may Allah bless our friendship
and may we be gathered again in Jannah

:')

Tuesday, 17 September 2013

Be open to advise, be open to accept

~Bismillah~

Not everything we do, we can please people.
Not everything we do, can be considered as the right thing to do.

Sometimes we cannot even see our actions. That's why we need some reflections and our reflections are our friends. Our close friends. Good friends sometimes can be our mirrors. They somehow can be our reflections. 

From them, we tend to see our flaws. 
From them, we are able to see our shortcomings. 

Good friends are when you do mistakes, they will correct you.
Good friends are when you do something wrong, they will immediately stop you and say, 
"No! This is wrong! You're not supposed to do this!"
Good friends are when you commit a certain sinful act, they will never leave you with it, instead they will take your hand quickly and pull you back up instantly so that you won't fall into the trap of syaitan.
Good friends are those who never ever forget to remind you about Allah, Islam and the Hereafter.
Good friends are meant to be people who are never bored and give up to give you their advice about this life and the 'treasures' in it.
Good friends can be those whom when you look at their face, you will feel nothing but peace and calmness and it will straight away bring you towards the remembrance of Allah in your heart. 

That's what good friends mean!

But seriously, nowadays, who would want to view the meaning of true friendship as this? 

None!

To most people today, good friends are those who always agree with you although what you say or do actually go against the shariah. Or maybe... to some people, they view true friends as those who always follow you wherever you go and accept everything you do even you are actually committing sins! Naudhubillah min dhalik. 

We don't want such friends to occupy our lifetime, do we? Nor we want to be such friend to our friends.
So, the solution is simple. It's even simpler than what we thought.

In order to have a good friend and in order to be one, all we need to do is just to,
"Be open to advise and be open to accept."

What do I mean by this?

I'm saying this because this is what I've been experienced in my life.

I have some friends who tend to do a lot of mistakes in their lives. Meaning to say, they somehow commit certain mistakes that we never or maybe rarely do in our lives. So, to face them, and due to my love to them and to our friendship, I'll be open to advise them. All my knowledge about things they are dealing with will be taken out from my memory box, to be shared with them. That's how I prove myself that I'm a worth person to be friend with. One way to show your true love to your friend is that by challenging yourself of how many of their mistakes that you can correct and how brave you are to correct them. Let me add up one more thing! How strong you are to pull their hand from falling into syaitan's trap.

I also have some friends who always remind me about good things and at the same time, who'd love to correct my mistakes. And in this case, I'll be the one who will be open to accept. I accept all sorts of advice and even criticisms about my wrongdoings. I have a friend who love to advise me about things regarding love and feeling and I also have a friend who love to criticise me on many things. But I never complain about them. If it's not because of their advice and criticisms, I will never get to improve myself to become a better person and most probably, I'll never get the chance to be myself! Truth to be told, their presence somehow has given a huge impact in my life and I feel that my existence is actually being noticed by other people for all this while! They never ignore me. They never let me drown with all the sins that I'm committing and most importantly, they never leave me facing all the problems I have in my life all by myself.

And this is what true friendship is all about!

True friendship is not about materials but it's rather about love and trust!
If we truly love our friends, we never hesitate to bring them closer to God.
If we truly believe in our friends, we never doubt to support them whenever they say, "I wanna change for good."  

To have and to maintain a true friendship, we should always "be open to advise and be open to accept."

Wallahua'lam.

Sunday, 4 August 2013

Puzzle 43: Friend, all I need from you is to be appreciated

~Bismillah~

Since I was very small, I rarely make friends with people because I was a very shy and timid girl. No one can bear with my shyness and quietness. They found it very difficult to talk to me and to befriend me. I just knew it. That was me. Long before. I was very weak in socializing. Even at home, my only companions are my late Atuk and my Kak Uda. Only they know the ways to make me talk and laugh. No one except them could do it, including my mother. Strange, isn't it? But that's the real thing to be admitted here.

Until I entered the second half of my primary school, I met a few people that had turned me into someone else. Someone new. Our friendship has lasted until we got enrolled to the secondary level. We became closer and closer. We became good friends and we became best friends! The person is a she. She was always there when I needed her the most. We always overnight at each other's houses. Get to know with each other's family and tried to understand each other's hearts. I really miss the moment where we usually had our pillow talk before we went to bed. There were so many things, many issues that we talked about and one of it, I still can remember it until today. 

Alhamdulillah, with Allah's bless, our relationship has lasted until today. However, we had lost contact. Since she went to study abroad, I never got to see her again. Since her parents separated from each other, I've never heard any news or stories about her. I always received a private message from her saying that she truly misses me but she never mentioned anything about returning to Malaysia. I heard that she's already here but how can I ever contact her? Her number had lost with my old hand phone and she never turned on her FB since then. But I just want to say that she's my only schoolmate who understands all my hindrances and she never said no whenever I need her hands in something. Even my mom and my sister love and miss her so much, I love and miss her even more. May Allah guard and protect her wherever she is.


When I started my new life as an adult student in UIA, I met several new people who had changed my life 180 degree. I knew them from QYC, one of the clubs that I had joined when I was still studying in UIA. I made friends with some and get close to them. Alhamdulillah, at first, everything went well. But now, everything seems to be faded away with the time. After everyone had graduated from the university, no more messages, no more calls I receive from them. Everyone keeps silent. Maybe they are too busy with their works or with their personal lives. I truly understand that.

But, they did something that can be hardly accepted by my heart. They contacted among themselves without me having the same conversation. It's simply because I don;t have What's App in my phone. When I met them, they acted like I wasn't there at all. They laughed among themselves and ignored me who was sitting beside them. They share a lot of things among themselves without even letting me know. See? To them, my existence is just this much. I seem to be nothing in their lives. When they want to meet, I will always be the last person they contact. They are many things they keep among themselves without even bother to tell me a single thing about it. Because why? Because I'm nothing. 

I am preciousless. I am valueless. I am no one in their list of friends.

To end this post, I just can let my tears running down my cheeks. 
I know that no matter how much other people hurt us, but we still need to be good to them.
But for me, I only can do this much. I can no longer bear with their attitude on how they value friendship.

Now, I'm leaving. I'm leaving from those who never appreciate me in their lives and leaving to those who appreciate my being.

*Friend, all I need from you is to be appreciated. I never hope for something in return. You mean so much to me but if I mean  only this much to you, what ever for we continue this relationship? So, I better take my leave. So that you'll be happier when I'm not around. So long. 

Jam tangan

~Bismillah~

Pertama kali saya baca puisi sependek ini 
dan pertama kali juga hati saya bagai dicucuk-cucuk membaca isi puisinya

Meh saya quote.

pagi menangis,
tengah hari bergembira,
petang berpenat,
senja bersama,
malam bersakit.

satu hari.. menarik.

Puisi ini saya petik daripada blog sahabat saya. Buah hati saya.
Saya tahu sejak dua menjak ini tiada apa yang membelenggu dirinya melainkan kesedihan.
Dan saya rasa kecewa sebab sebagai sahabat, saya tak mampu buat apa-apa untuk mengurangkan rasa sedihnya.

Naifnya saya sebagai sahabat.

Saya tahu dia sedang berduka, tapi saya gagal mengukirkan senyuman di wajah manisnya.
Bila saya membaca puisi ini, hati saya bagai dirobek-robek sama.
Siapa tak sakit bila melihat hati sahabat sendiri disakiti, walau saya tahu
dia yang menyakiti hatinya itu mungkin tiada niat untuk bertindak sejauh itu.


Lantas, demi mengurangkan sedikit rasa sedihnya, saya menghadiahinya seutas jam tangan murah.
Sebab ini saja yang termampu saya berinya bersempena Hari Raya.

Untuk kamu, sahabat, kenapa jam tangan menjadi pilihan aku sebagai hadiahmu?

Kerana aku ingin kau hitung sendiri detik-detik indah yang kau bina dalam hidupmu 
Kerana aku ingin kau kira sendiri waktu-waktu kau bersedih dan berduka
Kerana aku ingin kau lebih menghargai masa yang kau ada untuk membina mahligai bahagia

dan yang lebih penting kenapa jam menjadi hadiahku untukmu kali ini adalah kerana

aku ingin kau tahu bahawa setiap detik waktu kau berduka itu
aku sentiasa ada menemanimu dan mendoakanmu
aku selalu berharap agar aku bisa bersamamu
meminjamkan bahuku dan mengelap pergi air matamu

maafkan aku kerana aku tak mampu buat begitu
oleh itu
seutas jam tangan murah ini kuharap
mampu menjadi pengganti diri yang naif ini

Semoga seutas jam tangan ini mampu mengajarmu
bahawa setiap detik waktu yang Tuhan anugerahkan buat kita
harus kita isi dengan momen-momen yang bisa membuat kita tertawa gembira
bersama orang-orang yang kita cinta

*Saya menyayangi sahabat saya

Sunday, 7 July 2013

Puisi: Awak

~Bismillah~

awak
dulu saya langsung tak kenal awak
walaupun pernah sekali kita berprogram bersama
tapi 
saya rasa awak jauh dari saya
jauh sangat
sampailah saya dipilih berlakon teater
walaupun awak selalu ada
masa raptai teater
tapi saya tak pernah cuba 
untuk berborak dengan awak
saya hanya tahu nama awak
tapi saya tak pernah menghulurkan tangan 
memberi salam persahabatan

awak
ingat tak dulu
masa raptai teater
saya tak pakai cermin mata
tu pertama kali awak lihat muka saya
tanpa kaca mata
dan awak terpana memandang wajah saya
kata-kata awak pada saya
masih segar dalam ingatan
tahu apa awak cakap?
awak kata
"cantiknya Zmah! mata en tak boleh nak lepas pandang muka zmah. nak pandang je!"
saya jadi malu awak kata macam tu
seolah-olah saya ni bidadari yang turun dari kayangan
pada mata awak
tapi sungguh masa tu hati saya terharu

kek batik yang awak buatkan untuk saya. sedap sangat!

awak
saya pun tak pasti 
macam sekarang kita boleh jadi rapat sangat
rapat sehinggakan awak selalu ada untuk saya
masa saya sedih masa saya gembira
awak tak pernah tinggalkan saya
tapi saya kecewa
sebab saya tak mampu nak bersama awak
di saat awak memerlukan tadahan air mata
maafkan saya awak
segala kebaikan yang awak buat saya
saya tak dapat nak balas yang sama
hanya doa yang dapat membuatkan 
hati saya sentiasa bersama awak
walaupun saya tak bersama awak
tapi awak tetap akan dapat rasa kehadiran saya
dalam hati awak
sebab
doa saya tak berhenti mengalir untuk awak
setiap kali sebelum tidur
awak mesti akan ada dalam ingatan saya
bila kita tak bertemu
hati saya akan terus tertanya-tanya
"awak, awak ok ke tu? awak menangis lagi tak hari ni?"
andai saya bersama dengan awak masa tu
mesti saya dah peluk awak erat-erat
dan awak boleh menangis semahu-mahunya di bahu saya

surat cinta awak untuk saya. kreatifnya awak!

awak
dalam dunia ni Tuhan ciptakan  banyak perempuan yang cantik
tapi bagi saya
dalam banyak-banyak tu
awaklah yang paling cantik sekali
sebab hati awak murni
keluhuran hati awak yang membuatkan
awak kelihatan cantik di mata saya
awak tahu tak?
awak adalah bidadari di hati saya
awak nampak keras tapi 
sebenarnya hati awak lembut sangat
kelembutan hati awak
yang diisi dengan kasih sayang sesama manusia
berjaya membuatkan saya jatuh cinta dengan awak

awak
awak sahabat terbaik saya
awak tahu tak?
awak selalu tolong saya
awak selalu bagi saya hadiah
awak selalu ada untuk saya
awak selalu buat saya ketawa
awak selalu cari ruang untuk berborak dengan saya
awak selalu buat saya rasa yang saya tak pernah sendiri
awak sangat bermakna dalam hidup saya

awak
mungkin kata-kata ini masih belum cukup
untuk menjelaskan betapa 
awak insan berharga dalam hidup saya
tapi takpelah
saya cuma nak awak tahu
yang awak sangat istimewa
sejak saya kenal awak
saya kurang menangis
sejak saya rapat dengan awak
saya jadi banyak cakap
sejak saya jadi sahabat awak
saya jadi banyak ketawa
walaupun ada masa saya menangis juga
tapi awak selalu datang tepat mada masanya
saya jadi ceria kembali


awak
sampai bila-bila pun
awak tetap ada dalam hati saya
sampai saya mati
sampai saya dibangkitkan semula
dan sampai kita bertemu di syurga
awak tetap dalam hati saya
dan saya harap
awak adalah antara sahabat pertama 
yang saya akan cari di syurga Tuhan nanti
sebab awak bukan saja sahabat
tapi awak teman sejati saya

awak
saya jatuh hati dengan kebaikan awak
awak
saya sayangkan diri awak
awak
saya takkan tinggalkan awak sendirian
awak
ingat ya kata-kata saya ni
sampai bila-bila pun
awak tetap hidup dalam hati saya


awak
awak adalah hadiah terindah Tuhan untuk saya
pastikan awak jaga diri awak baik-baik ya
supaya nanti masa di syurga 
awak kelihatan ceria
lebih ceria dari sekarang

sebab itulah awak
gadis lincah yang ceria
dan selalu buat orang lain tertawa

awak...
saya tak nak awak sedih sedih lagi ya
sebab kesedihan awak kesedihan saya
sebab kesakitan awak kesakitan saya jugak
awak kena selalu senyum dari hati
supaya dengan itu saya juga mampu tersenyum
setiap hari

Monday, 24 June 2013

Trust

~Bismillah~

"Tiap-tiap bulan ini rutinnya. Dia akan tulis surat pada Jade tiap-tiap hujung bulan. Walaupun Jade tak balas,  tapi dia tahu Jade baca. Tiada apa bukti pun yang boleh sahkan Jade baca surat-suratnya, tapi hati yakin mengatakan ya. Lagipun, itu ajelah yang boleh dibuat kalau dia nak bercerita dengan Jade. Internet pun kena kawal. Telefon bimbit dah kena tahan. Kalau nak pakai telefon rumah untuk call Jade, tu namanya tempah tiket maut la tu. Mau kena kejar dengan atuk dengan opah keliling kampung. Tu tak kira Pak Su lagi tu. Hatta surat-surat Jade yang dulu pun kena tapis dengan opah."

(Hlovate, Rooftop Rant, m.s. 131)


Trust.
Trust itu penting dalam apa jua hubungan sekalipun.
Hubungan kekeluargaan, hubungan persahabatan, mahupun hubungan percintaan.
Semuanya memerlukan trust.
Kalau takde trust, sesebuah hubungan itu takkan ada nilainya.
Tuhan akan datangkan ujian yang bertimpa-timpa untuk melihat sejauh mana manusia ada 
trust antara satu sama lain. Even dalam ummah pun, kalau tiada trust sesama sendiri,
musuh ketat akan senang menyelinap masuk dan memusnahkan ikatan yang telah dibina.
Hubungan itu akan menjadi rosak dan hancur musnah 
saat trust sesama sendiri sudah terkubur.
Untuk meletakkan trust kita pada orang, sememangnya bukan mudah.
Caranya, kena yakin. Yakin dengan orang tu, yakin dengan diri sendiri dan yakin dengan Tuhan.
Tanpa yakin, tidak ada trust. 
Sekali lagi nak tekankan, trust itu sangat penting.
Kalau sesebuah hubungan tak teruji, macam mana nak tahu sebesar mana 
trust kita pada orang dan trust orang pada kita.

Tanpa trust, kita takkan tahu sama ada orang itu boleh menerima kita seadanya atau tak.
Tanpa trust, kita pun tak boleh meneka berapa lama dia mampu bertahan hidup dengan kita.
Tanpa trust, kita akan mudah bersangka buruk sesama sendiri.
Tanpa trust, sesebuah hubungan akan kelihatan seperti tidak ada ertinya.
Tanpa trust, tiada jaminan sesebuah hubungan akan bertahan lama.

Trust = Kepercayaan

;)

Kenangan

~Bismillah~


Bila kita mengimbas masa lalu, kita akui bahawa kenangan manis tu lebih banyak daripada kenangan pahit. Saat-saat indah yang kita lalui bersama keluarga tercinta dan sahabat-sahabat tersayang adakalanya pengubat hati di kala ia dirundum sepi. Kenangan-kenangan indah itulah yang sering buat kita tersenyum dan tertawa sendiri. Dan kini, saat mengimbas kembali kenangan-kenangan bersama mereka, tiba-tiba hati mengatakan, "Alangkah seronoknya jika kita bisa kembali ke masa lalu dan hidup di dalam kenangan-kenangan itu buat selamanya." 

Apa yang kita hadapi saat ini, tak mungkin sama dengan apa yang telah kita hadapi pada masa lalu. Dan kita tahu bahawa yang dah berlalu tak mungkin bisa diputar kembali. Namun, ada satu hakikat yang sering kita lupa bahawa hanya kita yang punya kuasa untuk mencipta kenangan-kenangan baru yang indah yang boleh membuat kita tertawa semula. Kuasa di tangan kita kerana kitalah pencipta kenangan-kenangan itu.

Kenapa perlu bersedih?

Kenangan boleh dicipta bila-bila masa dan ia tercipta tanpa kita sedar pun. 

Walapun kadang-kala hati yang putus asa sering mengatakan, "Hidup dalam kenangan lebih seronok berbanding hidup dalam dunia nyata." Tapi kita sekali lagi lupa bahawa kenangan yang pernah kita cipta suatu ketika dahulu adalah manifestasi daripada sebuah dunia nyata.

Merindukan kenangan-kenangan lama tak salah, tapi menghargai saat-saat indah yang kita hadapi saat ini lebih syok! Cherish of what you have now coz one day it will turn out to be the sweetest memory that you will never forget forever in your life.


p/s: Gambar kat atas tu ialah salah satu kenangan manis saya bersama mereka. Mereka tulah sahabat-sahabat rapat saya. Sekarang mungkin masing-masing sudah merata-rata tapi hati-hati kami sentiasa berpaut demi mengekalkan ukhuwah atas nama yang Maha Esa.

(senyum sampai telinga sebab teringatkan mereka)

Friday, 31 May 2013

companions

~Bismillah~

Yesterday... fuhh! Alhamdulillah...done with World Literature exam. One of the killing subjects I'm taking this semester. Should I elaborate more about the exam? Err... sangat sadis sebenarnya because I answered the first question wrongly! Again... careless mistake. I didn't read the instructions properly. Oh my Lord! I've lost 12 marks, terbang melayang macam tu je! Oh no!!!! What should I do, man? I told Kak Mei, "Kak Mei, I had mistakenly asnwered question number one! For the second part of question one, tak perasan langsung dia cakap except Tagore's. Macam mana, Kak Mei?" And Kak Mei was stunt, "Hei, dah bold dah ni!!! Ish! Ish! Ishi! (geram)." Oh no.... suddenly I felt like my heart stopped beating and the time stopped running. Hmmm.... what to do. My fault! Seriously. And when I told Kak Yusfa about my carelesness answering the first question, "Alah Zmah... Kak Mei mesti bagi punya markah. Dia takkan tak bagi langsung. Sebab dia lecturer kita. Dia dah bersama dengan kita sejak dari awal sem. Dia mesti faham punya. Lagipun, akak tak rasa jawapan Zmah semua tu salah. Ada yang betul tu dan ada kaitan dengan soalan." I hope Kak Yusfa was right. But what ever it is... it had passed and now I just need to focus on my next papers and tawakkal dekat Allah banyak-banyak! In sha Allah... Allah is full with mercy and Kak Mei will tolerate giving me good grades. Tapi macam manapun, like I always say to Kak Yusfa, "Ini semua exam dunia! Rileklah!" My principle is... do it for Allah and not for anything else.  Of course everyone wants to succeed and pass the exams with flying colours and no doubt I want to be one of those who'll grad with a scroll in my hand but.... if we do it for grades, dean's list or what so ever and not for Allah, to gain His blessings, it will be nothing! Zero! It will be useless and has no values at all! As long as we had struggled and put our efforts on it, just trust that even if we fail or succeed, we will satisfy for what ever Allah had given us in the end. In sha Allah, baek punya! (tetiba)


========================================


Yesterday night.... bagi menghilangkan segala tensi yang semakin memakan diri menjawab kertas pereksa yang menyeksakan tu, Kak Yusfa, En and I went to JJ Wangsa Maju. Our port. We went there just because we wanted to release our stress of answering the killing exams. So, our first destination was the food court. We bought sushi from the market and ate them there, at the food court. Sodap!!!


Sushi. Drinks. Our dinner meal for yesterday night. The three of us just love sushi very much! And once En said, "En teringin nak makan sushi pakai chopstick tapi tak reti." "Alah En... senang je. Bagi Zmahlah kan, kalau chopstick tebal macam dekat KLCC tu lagi susah nak guna. Dia kalau lagi nipis chopstick tu, lagi senang nak kepit makanan." "Ye ke, Zmah?" En looked very curious and interested. And I was like, "Betullll!!!!" Hehe. Full of enthusiasm. 


Kak Yusfa, En... they both are my best companions as long as I've been studying in IIUM and interestingly, all three of us got to know each other well since we all had joined in QYC. Kak Yusfa said, "Bagi akak kan, QYC ni memang satu anugerahlah buat akak sebab macam-macam benda akak belajar tentang erti kehidupan dalam QYC ni." And if you ask me, this is what I'll say about how I feel as long as I've been joining QYC so far, "Bagi Zmah pulak Zmah rasa QYC ni hadiah Allah buat Zmah bukan sebab kelab ni best. Kalau yang tu memang no doubtlah! Tapi... sebab dalam QYC lah Allah temukan Zmah dengan orang-orang yang baik yang Zmah boleh jadikan sahabat. Sahabat-sahabat yang Zmah jumpa dan menerima diri Zmah sebagai Zmah semua ada dalam QYC. Antaranya.... Kak Yusfa dan En sendiri..." Terharu tak?? Hehe.

Friends... we can find anywhere but good companions are rare to find. Only those who are selected by Allah deserve to be our companions until we end the journey. As for my companions, susah senang mereka memang akan ada bersama. Baik buruk saya mereka akan terima dengan rela hati. That's why I rather call them best companions than best friends. Just like Abu Bakar and Umar as our beloved Prophet's companions, Kak Yusfa and En Siyah Muhammad play the same role in my life.

I love them both for Allah.

:')

Tuesday, 28 May 2013

Bulatan Cinta Kita-Outing

~Bismillah~

"Zmah, Zmah dah bersedia ke belum?" 
"Bersedia apa Kak Khaty?" 
"Bersedia nak bawak usrahlah." 
"Hmm... sebenarnya Zmah memang dah lama teringin nak bawak usrah sendiri... cuma Zmah tak sure Zmah dah bersedia ke tak nak bawak." 
"Alah... Zmah boleh punya. Akak tanya sebab kalau Zmah dah bersedia, akak nak serahkan anak-anak usrah akak dekat Zmah." 
"Hmmm... bolehlah kak. Zmah cuba mana yang mampu."

Jadi, Kak Khaty pun menyerahkanlah anak-anak usrahnya secara rasmi kepada saya, dengan dibantu oleh Kak Yusfa untuk dibimbing. Aichewah!

Mereka ialah...

Yam,
Ros,
Ida,
Mirah,
Shiela,
Syirah,
Raja
dan
Didi.

Mereka semua... sangat comel, sangat best dan sangat OSEM!
Semuanya jenis dengar kata dan respek kakak-kakak. Well, inilah hasil didikan Kak Khaty selama ni.
Selesai satu tugas! (terima kasih Kak Khaty!) Tugas seterusnya, bagaimana nak menyentuh hati mereka supaya mencintai usrah kami, yang diberi nama Bulatan Cinta Kita. 
Comel, kan? (macam orang-orangnya juga. hee) Almaklum sajalah... mereka ni semuanya tak kurang hebat jugak orang-orangnya. Masing-masing ada komitmen dalam kelab dan persatuan masing-masing. Kadang-kadang bila kesibukan datang menjengah, memang susah nak nampak muka time usrah. Kalau yang ni, saya faham sebab............... saya dulu pun macam tu. Sekurang-kurangnya mereka ni lebih baik dari saya sebab mereka ada sebab yang kukuh kenapa tak datang usrah. Tak macam saya yang dulu. Ponteng usrah dengan 1000 alasan! Tak percaya, tanya sajalah ex-ex naqibah saya. Mereka tahu semunya. 

Tapi... itu cerita lama ya. Buku baru dah lama dibuka. Dah nak tamat dah pun ceritanya.
Hehe.

Tapi semester ni.... semua sibuk. Saya tak adalah sibuk tapi sibuk jugalah sebab nak fokus.
Maklum sajalah... semester akhir. Batuk.

Tapi saya mengerti. Saat-saat macam ni, semua belum mampu nak bagi komitmen sepenuhnya pada Bulatan Cinta Kita. Jadi, saya ikut saja rentak mereka. Ada masa lapang, mereka tetap akan datang berbulatan cinta. Walau macam mana sibuk pun mereka, mereka tetap akan cari masa untuk datang. Kalau mereka tak datang, maksudnya, mereka memang betul-betul tak diizinkan untuk datang.

Saya faham.


================================================


Baru-baru ini, Bulatan Cinta Kita telah mengadakan Program Jalan-jalan KLCC tapi yang dapat hadir hanya tiga orang saja; Ros, Ida dan Shiela. Pun boleh! Daripada takde langsung, ya tak?
Mungkin, masanya pun tak sesuai. Masa revision week. Ada yang balik. Ada yang nak studi. Ada yang takde mood nak keluar. Ada yang ada program. 

Tapi.... alhamdulillah..... yang dapat hadir ni pun sudah cukup membahagiakan hati ini dan yang tak dapat hadir tu, tetap tersemai dalam hati dan rindu pada mereka masih dipendam hinggalah kini.
(Kak Zmah sedang berbasa-basilah ni)


Macam-macam ragam..... macam-macam perangai.... dalam LRT je dah tunjuk kerenah masing-masing....
Haiii.... boleh tahan jugak bebudak ini.... tengolah siapa Nek Gurunya pulak.
Hehe.
 
Berusrah sebentar dalam masjid al-Syakirin. Main game "truth or lie?" dan................
bertukar-bertukar hadiah!
Tapi sebelum tu.... curhat-curhat dulu. Ngeeee..... :D
Dan dalam sesi curhat-curhat tu, semua kena cakap pasal apa yang mereka tahu tentang diri si pemberi hadiah..... dan orang yang menerima hadiah daripada saya ialah... Shiela!

.......... dan kata-kata Shiela tentang diri saya......:

"Mula-mula dulu, sebelum kenal Kak Zmah, saya ingat Kak Zmah ni sombong. Sebab muka Kak Zmah masam je lepas tu macam garang. Memang takut nak tegur. Tapi bila dah kenal, dan berusrah sekali, baru tahu yang Kak Zmah ni baik dan peramah sebenarnya orangnya."

Errkkkk!

Dan saya cakap, "Shiela, tu bukan pertama kali akak dengar orang cakap yang akak ni sombong dan garang." Kami ketawa.

And here comes the peak session of our outing! Photo shooting di Taman KLCC!


OUTING BULATAN CINTA KITA MEMANG OSEMMMMMMMMMMMMMMMMM!!!!!
(exaggeratenya....)


Saya sayang anak-anak saya dan saya sayangkan Bulatan Cinta Kita.
Mungkin masa ni kita tak dapat kumpul beramai-ramai kerana masing-masing mempunyai kekangan dan halangan masing-masing. Tapi saya percaya bahawa suatu hari nanti, kita dapat berkumpul juga.

Bulatan Cinta Kita's next destination will be...

KFC Medan Idaman... celebrating Kak Khaty's birthday. In sha Allah.
May Allah ease everything.

p/s: Yam, Raja, Mirah, Syirah, Didi... kita jumpa masa tu, ok?

May Allah bless our ukhuwah.
:')

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails